6 Cara Teruji Meningkatkan Kekuatan Otak
http://indobestseller.wordpress.com/2009/09/06/6-cara-teruji-meningkatkan-kekuatan-otak/
Pernahkah Anda dibuat gemes sekaligus malu gara-gara lupa nama kenalan yang pas kebetulan ketemu di supermarket atau pertemuan-pertemuan bisnis? Besar kemungkinan pernah. Ini memang penyakit kebanyakan orang.
Jadi meskipun otak kita ni disebut sebagai komputer terkuat di muka bumi, tapi toh ternyata otak kita ini bisa mbleset juga. Ya ndak usah disalahin. Dasarnya kita ini emang suka memenuhi kepala kita dg beragam hal dan urusan. Sebagian darinya ndak penting, sebagiannya lagi punya manfaat dan arti, dan lalu sebagian yg lain, ya cuman sekedar urusan saja. Semua bertubi-tubi datangnya.
Meskipun otak kita aslinya sangat kuat, tapi mereka tetap butuh dicharge terus menerus agar bisa tetap bekerja optimal. Sama seperti kendaraan bermotor yg harus rutin kita service dan bahkan tune up, otak kita juga perlu dirawat.
1. Berolahraga
Dalam tubuh yg sehat akan terdapat pikiran (kemampuan otak) yg sehat. Dan memang, olahraga bisa bikin Anda lebih pintar. Berolahraga bisa memperkuat otak dengan cara menstimulasi formasi sel-sel otak (neuron) yang baru terbentuk, yg biasa dikenal sebagai neurogenesis. Berolahraga juga akan memperkuat koneksi antar sel-sel tersebut. Para peneliti telah menemukan bahwa area di otak yg secara nyata terstimulasi oleh olahraga adalah area yg berkaitan dg ingatan dan pembelajaran.
Lebih jauh lagi, olahraga fisik juga bisa mencegah penyakit Alzheimer. Beberapa studi pun telah memastikan bahwa olahraga secara teratur bisa mengurangi risiko pengurangan kemampuan berpikir dan dimensia (hilangnya kekuatan intelektual seperti pikun) di usia senja.
2. Tidur dan Istirahat Sejenak
Tidur menyumbang peranan penting dalam perkembangan dan pertumbuhan otak. Tanpa tidur yg cukup, neuron tidak akan punya cukup waktu untuk memperbaiki seluruh kerusakan, dan bahkan bisa menjadi tak berfungsi sepanjang hari.
Para neuroscientist berkata bahwa selama tidur, bagian hippocampus (di mana ingatan disimpan) menjadi amat aktif dan memindahkan pengetahuan dari ingatan jangka pendek ke ingatan jangka panjang.
Ingatan yang diperkuat dg beristirahat ada dua macam. Yg pertama adalah ingatan deklaratif, yakni ingatan yg berkaitan dg informasi semisal fakta, tanggal, dan nama-nama. Sementara yg kedua adalah ingatan prosedural, yakni apa-apa yg menjadikan kita mampu melakukan sesuatu seperti bermain musik, mengendarai mobil, atau menghitung tagihan hutang (ups). Para ilmuwan meyakini bahwa dua jenis ingatan ini dipengaruhi oleh bagian yg berbeda dari fase tidur.
Bahkan tidur siang 45 menitan juga bisa membantu Anda meningkatkan ingatan dan mengingat fakta dg baik, asalkan sebelumnya Anda sudah mempelajarinya dg baik. Apa yg bisa dibantu oleh tidur siang adalah kemampuan kita untuk menarik informasi dari ingatan, khususnya ingatan deklaratif.
Olahraga memperkuat kinerja Otak Usia Senja
3. Makan Apel dan Sayuran
Peneliti telah menemukan bahwa mengkonsumsi sayuran bisa membantu otak tetap muda dan mempelambat penurunan mental di saat usia kian bertambah. Sayuran seperti brokoli, kubis, kangkung, dan bayam termasuk yg bisa berikan dampak amat menguntungkan. Sayuran banyak mengandung vitamin E yg berfungsi sebagai antioksidan terhadap perusakan sel dari kimiawi yg dihasilkan oleh tubuh.
Sementara itu, penelitian yg dilakukan oleh Universitas Massachussets Lowell menunjukkan bahwa jus apel bisa menambah produksi neurotransmiter acetylcholine penting dalam otak yg mampu meningkatkan kekuatan ingatan.
4. Berpuasa
Berpuasa bisa membersihkan dan menghilangkan racun dalam tubuh. Sudah jadi pengetahuan umum bahwa makanan-makanan berat tidak hanya akan membebani sistem pencernaan kita tapi juga menguras sumberdaya otak. Tidak hanya membuang racun dari dalam tubuh, berpuasa juga bisa menghilangkan emosi-emosi racun seperti kemarahan, sedih, khawatir, dan juga takut, sebelum kesemua itu berakumulasi hingga jadi penyakit. Dengan melakukan pembersihan pada emosi beracun, berpuasa bisa memperkuat kejernihan pikiran dan ingatan, serta meningkatkan konsentrasi dan daya kreativitas.
5. Stimulasi Mental
Telah ada bukti yang kuat bahwa pendidikan dan pembelajaran menghasilkan perubahan yang positif di dalam otak. Para peneliti meyakini bahwa aktivitas intelektual berperan sebagai neuroprotektif terhadap dimensia. Beberapa studi menyebutkan bahwa pendidikan formal yang rendah dan kompetensi linguistik yang buruk bisa memperbesar risiko pengurangan kognitif di masa senja. Studi yang dilakukan oleh peneliti di Albert Einstein College of Medicine di New York menunjukkan bahwa mereka yang menggunakan pikirannya secara aktif mengalami penurunan risiko dimensia sebanyak 75 persen, dibandingkan dengan mereka yang malas menggunakan otak mereka.
Oleh karena itu, rangsanglah pikiran Anda. Beri dia stimulan. Pastikan Anda secara aktif melakukan pemecahan masalah dan mengkondisikan diri untuk terus mendayagunakan ingatan. Sama seperti aktivitas fisik bisa membuat tubuh Anda kuat, aktivitas mental juga akan membuat pikiran Anda jadi kian tajam dan tangguh. Semakin sering kita berpikir, semakin bagus otak kita berfungsi –terlepas dari seberapa pun usia kita. Tanpa adanya sesuatu untuk membuat pikiran kita terus bekerja, otak kita, sama seperti otot yang menganggur, bisa jadi atropy, penurunan pada kemampuan kognitif.
Namun bila Anda terus belajar dan menantang diri sendiri, otak Anda –secara harafiah- akan terus berkembang. Studi terbaru menunjukkan bahwa pembelajaran terus menerus bisa meningkatkan ingatan dan daya tahan sel-sel otak yang baru tumbuh. Otak yang aktif membuat koneksi baru antara sel syaraf sehingga mereka bisa saling berkomunikasi satu sama lain dg lebih baik. Inilah yang akan membantu otak Anda menyimpan dan memanggil informasi dengan lebih mudah, tak peduli berapa usia Anda.
Lantas tantangan seperti apakah yang dibutuhkan? Para ilmuwan sepakat bahwa apapun yang bersifat baru dan bisa mengembangkan pengetahuan Anda akan memberi dampak positif bagi otak Anda.
- Belajar memainkan alat musik baru
- Berganti karir, atau memulai karir yang baru
- Memulai hobi baru, seperti melukis, bersepeda, atau bertukang
- Belajar bahasa asing baru. Berdasarkan studi terbaru, kemampuan untuk menguasai lebih dari satu bahasa akan memperlambat penuaan otak
- Belajar membuat masakan baru
- Menjaga agar tetap up to date terhadap berita2 dunia
- Jika Anda membiarkan otak Anda menganggur, otak Anda akan merasakan dampak buruknya.
6. Interaksi Sosial
Secara sederhana, interaksi sosial bisa diukur dari seberapa sering seseorang berbicara di telepon dan terlebih lagi bertatap muka dengan teman2, tetangga, sanak saudara, rekan kerja, dan sebagaianya, serta seberapa sering mereka saling bersama.
Karena terbilang sebagai latihan berpikir, bersosialisasi bisa memiliki efek protektif pada otak. Bukan hanya berinteraksi dengan orang-orang bisa menstimulasi otak Anda, namun juga bisa membuat pikiran Anda kian tajam. Kok bisa? Iya, bukankah menghadapi orang bisa jadi pembelajaran dan pengalaman yg sangat menantang, apalagi bila menghadapi orang yg menjengkelkan.
Ikatan sosial yang kuat telah diasosiasikan dengan tekanan darah yang lebih rendah dan ekspentasi hidup lebih tinggi. Sementara itu, miskinnya kehidupan sosial diyakini menjadi faktor risiko independen terhadap penurunan kualitas kognitif di usia senja. Berbicara dengan orang lain selama 10 menit setiap hari bisa meningkatkan kemampuan mengingat.
Ingatan Jangka Panjang Manusia
http://doubleclaire.blogspot.com/2010/09/ingatan-jangka-panjang-manusia.html
clairine irawan
Ingatan adalah suatu unsur yang sangat penting dalam proses belajar. Tanpa adanya suatu ingatan, maka proses belajar itu tidak akan terlaksana. Dalam ingatan tersebut terjadi penyimpanan dan pemunculan kembali pengalaman masa lalu. Peranan ingatan dalam belajar telah dipaparkan olrh penulis bidang ilmu, Will Bradbury, dalam suatu artikel majalah life mengenai otak.
Bila dilihat dari daftar nilai mata pelajaran hafalan di sekolah-sekolah seperti biologi, sejarah, ekonomi, geografi, dan mata pelajaran lainnya, angka tersebut biasanya mengarah ke angka yang cukup tinggi dibanding mata pelajaran lainnya. Hal itu terbukti dengan nilai rata-rata keempat pelajaran dalam UN SMP/MTS 2010 Indonesia, yaitu Bahasa Indonesia 7,2 , Bahasa Inggris 6,64, Matematika 7,06, dan IPA 7,9, sehingga mencapai total rata-ratanya 28,03 persen.
Dalam hal ini, menyatakan bahwa mereka sebagian besar mengandalkan ingatan mereka untuk mengerjakan soal-soal tersebut. Bagaimanakah cara kerja ingatan tersebut sehingga berhasil memperoleh suatu angka yang tinggi mengenai hafalan? Telah disebutkan bahwa ingatan manusia mempunyai peran penting dalam proses belajar. Sedangkan ingatan tersebut telah diatur oleh suatu sumber yang bernama otak. Otak manusia memiliki 1 triliun sel otak yang terdiri dari 100 milyar sel aktif dan 900 milyar sel yang menghubungkannya. Dan sel-sel otak tersebut memiliki fungsi 7000 kali lebih canggih daripada komputer. Namun sayangnya manusia rata-rata hanya menggunakan 0,0001% kapasitas otaknya. (Mr.Sgm. Super Great Memory, hal 16)
Otak manusia terbagi kedalam 2 bagian fisiologis otak kiri dan kanan, yang masing-masing berkaitan dengan fungsi-fungsi mental yang berbeda. Otak kiri = Logika, tulisan, angka ,hitungan, urutan, analisis, STM. Otak kanan = Imajinasi, warna, musik, kreativitas, emosi, bentuk, LTM. Otak manusia akan optimal jika otak kanan dan kirinya seimbang.
Pada umumnya manusia, khususnya di Indonesia, lebih cenderung menggunakan otak kiri saja, terutama dalam hal mengingat. Ini sesuai dengan penelitian di Habibie Center bahwa hanya 3% penggunaan otak kanan di Indonesia. Dan tentu saja ingatan tersebut menjadi tidak kuat atau ingatan tersebut menjadi jangka pendek sesuai dengan sifat otak kiri.
Otak kanan dapat menjadi suatu pegangan dalam mengingat, dan ketika otak kanan dilibatkan, hal itu menjadi ingatan jangka penjang. Hal itu terbukti pula ketika seorang anak, Dustin (Campbel, Don. Efek Mozart Bagi Anak-Anak) yang kesulitan menghafal perkalian di sekolah, mencoba menghafalnya dengan cara menyanyikan lagu “Are You Sleeping”, tetapi kata-katanya diganti dengan tabel perkalian. Dalam semalam ia dapat menghafalnya dan terus mengingatnya sampai sekarang.
Daya ingat manusia sesungguhnya luar biasa jika dipergunakan sesuai dengan fungsinya yang ada, terlebih lagi jika digunakan melalui cara yang unik. Otak kanan manusia adalah otak yang memiliki kapasitas yang tidak terbatas dan akan selalu berkembang. Untuk itu, pergunakanlah otak yang dimiliki seoptimal mungkin agar mencapai hasil yang optimal pula.
Manusia Hanya Pakai 1 Persen Kemampuan Otak
http://edukasi.kompas.com/read/2009/04/18/13291538/Manusia.Hanya.Pakai.1.Persen.Kemampuan.Otak
kompas. com
shutterstock
Mind Map merupakan teknik pemetaan pikiran untuk membantu membuka potensi dan kapasitas otak yang masih "tersembunyi"
JAKARTA, KOMPAS.Com - Sebagian besar penduduk dunia ternyata hanya memanfaatkan 3 kemampuan otaknya kurang dari 1 persen. Kemampuan itu adalah mengingat, belajar dan berkreativitas.
"Untuk sampai 1 persen orang mesti bisa mengingat 13 deret angka," kata Tony Buzan, pencipta Mind Map, Teknik Pengembangan Potansi Otak dalam acara Educator Sharing Network (ESN) yang diselenggarakan Sampoerna Foundation Teacher Institute di Jakarta, Sabtu (18/4).
Guna membuktikan pernyataannya itu, ia mengajak para peserta yang terdiri dari para guru untuk mengingat 13 deret angka. "Bagaimana? Sulit? Itulah mengapa saya tadi katakan kita masih menggunakan otak kita kurang dari 1 persen," kata pria berkebangsaan Inggris ini.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa proses perkembangan kreativitas otak manusia semakin meningkat seiring dengan pertambahan umur. Namun yang terjadi, sebaliknya.
"Pada usia balita anak belajar kreativitas 95 persen, SD 75 persen, SMP-SMA 50 persen, Mahasiswa 25 persen, dan seterusnya sampai nol. Ini normal tetapi tidak natural," ungkap Tony.
Untuk itu, lanjutnya, peran guru sangat penting untuk menyelamatkan daya kreatif anak didiknya supaya terus berkembang. "Guru mempunyai tanggung jawab dan posisi strategis untuk membantu mengembangkan kemampuan berpikir dan berkreasi yang merupakan tambang emas dalam diri anak didiknya," kata Tony.
Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa di dalam diri anak didiknya terdapat banyak kecerdasan. "Guru harus membantu merawat macam-macam kecerdasan anak didik seperti kecerdasan sosial, daya kreatif, etika, dan juga kecerdasan spiritual," ungkapnya.
Caranya, lanjut Tony, yakni dengan metode mind map. Dengan itu kita dapat mengetahui cara kerja otak kita dalam berpikir dan belajar, berguna untuk membuat catatan, meringkas dan berpikir kreatif. "Mind map adalah bahasa otak kita," pungkas Tony.
7 Tips Jitu Agar Otak Tetap Cerdas
http://marikemari.com/7-tips-jitu-agar-otak-tetap-cerdas/
Marikemari.Com
Tentunya kita pasti sudah mengetahui bahwa otak manusia memiliki peranan yang penting untuk mengotrol dan mengendalikan tubuh manusia sesuai yang kita inginkan. Otak memiliki peran yang sangat vital untuk menunjang aktivitas dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan otak yang sehat dan pintar tentunya kita dapat meraih cita-cita yang kita inginkan (tentunya juga diiringi dengan usaha dan kerja keras yang maksimal) dengan baik.
Kinerja otak yang kurang maksimal atau bahkan cacat dapat menyebabkan sesorang terganggu atau lumpuh untuk melakukan aktivitas dengan normal. Banyak jenis penyakit yang menyerang otak, salah satunya adalah penyakit yang mematikan seperti Alzheimer seperti yang menimpa petinju legendaries Muhammad Ali. Penyakit Alzheimer dapat membuat manusia mengalami kelumpuhan secara non-fisik, jadi walaupun fisik organ tubuh masih normal dan sehat tapi jika terkena penyakit jenis ini dapat menyebabkan daya ingat berkurang derastis. Bahkan ada beberapa kasus penyakit Alzheimer dapat membuat penderita hanya dapat mengingat waktu memori selama 5 menit.
Menurut penelitian yang dilakukan, selain erat kaitannya dengan gen atau keturunan, melemahnya kemampuan kinerja ingatan otak sangat erat kaitannya dengan gaya dan pola hidup yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut pola hidup yang perlu diperhatikan agar otak kita tetap cerdas dan berfungsi tetap baik:
- Jika kita memiliki pola hidup sering memberi asupan tubuh berupa minuman berakohol (terlebih lagi kita kan tinggal di Negara tropis, jadi pasti bisa-kan menjauhkan minuman alkohol dari tubuh yang kita cintai ini!), maka sebaiknya segera tinggalkan kebiasaan jelek ini! Penelitian yang dilakukan di Negari Paman Sam USA, menunjukkan bahwa orang yang sering mengkonsumsi minuman ber-akohol akan lebih cenderung mengalami penurunan kemampuan kognitif hingga 40 persen jika dibandingkan dengan orang dengan pola hidup normal jauh dari minuman alkohol.
- Sebaiknya memperbanyak mengkonsumsi buah-buahan yang kaya kandungan akan konsentrasi oksidan dan quercetin seperti buah apel. Karena menurut penelitian kandungan akan konsentrasi oksidan dan quercetin dapat membantu meminimalisir kerusakan sel otak yang disebabkan oleh radikal bebas yang sangat sulit dihindari jika kita hidup di lingkungan perkota-an seperti sekarang ini.
- Perbanyak mengkonsumi sayuran yang kaya akan kandungan kadar folat yang dapat ditemukan sayuran seperti brokoli, bayam, dll. Kandungan kadar folat dapat membantu mengurangi resiko kemunduran kemampuan bicara.
- Perbanyak mengkonsumi jenis ikan berlemak seperti salmon, dimana jenis ikan ini kaya kandungan akan omega 3 yang dapat membantu mengurangi hingga 70 persen plak. Sebagai informasi tambahan nih, kandungan kadar plak dalam pembuluh darah merupakan salah ciri mulai kehadiran dari penyakit mematikan seperti Alzheimer.
- Usahakan untuk selalu menerapkan pola makan dengan benar terutama makan secukupnya jangan berlebihan! Karena menurut penelitian pola makan yang berlebihan yang berujung menyebabkan obesitas (kalau dah ndut diet dech, capek dech!) dapat memperbesar kemungkinan peningkatan kandungan plak dalam pembuluh darah. Hmm…Emang benar gak bagus kalau makan berlebihan! He4x…
- Lakukanlah olahraga yang teratur seperti membiasakan untuk berjalan kaki tiap harinya. Dengan melakukan olahraga yang teratur maka dapat membuat peredaran darah menjadi lebih baik dan lancar (termasuk peredaran darah di otak).
- Dementia adalah salah satu jenis penyakit lain yang menyerang otak, dimana dapat dirangsang dengan adanya kolesterol dan tekanan darah yang tidak normal. Sebuah studi di AS mengukapkan bahwa selain dapat menyebabkan serangan jantung, penyakit diabetes dan kebiasaan merokok juga dapat menyebabkan penyakit dementia.



